Senin, 10 Mei 2010

Antara Korupsi dan Softskill

Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.[1]

Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut:

perbuatan melawan hukum;

penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana;

memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi;

merugikan keuangan negara atau perekonomian negara;

Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, di antaranya:

memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan);

penggelapan dalam jabatan;

pemerasan dalam jabatan;

ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara);

menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).

Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintah|pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yang arti harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri, dimana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali.

Korupsi yang muncul di bidang politik dan birokrasi bisa berbentuk sepele atau berat, terorganisasi atau tidak. Walau korupsi sering memudahkan kegiatan kriminal seperti penjualan narkotika, pencucian uang, dan prostitusi, korupsi itu sendiri tidak terbatas dalam hal-hal ini saja. Untuk mempelajari masalah ini dan membuat solusinya, sangat penting untuk membedakan antara korupsi dan kriminalitas|kejahatan.


Sedangkan Softskill merupakan Ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (INTERPERSONAL SKILLS) dan ketrampilan dalam mengatur dirinya sendiri (INTRA-PERSONAL SKILLS) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal. Soft skill pun memiliki perbedaan dengan hard skill, bila diilustrasikan, Setiap profesi dituntut mempunyai hardskill yang khusus, tetapi softskills bisa merupakan kemampuan yang harus dimiliki di setiap profesi. Misalnya, seorang dokter harus memiliki hard skill dokter. Ahli mesin harus memiliki skill engineering. Namun, dokter maupun ahli mesin harus memiliki soft skill yang baik, dikarenakan softskill berhubungan dengan orang lain dan kemampuan untuk mengatur diri sendiri.


Beberapa skill yang ada pada soft skill antara lain :


• Kejujuran

• Tanggung jawab

• Berlaku adil

• Kemampuan bekerja sama

• Kemampuan beradaptasi

• Kemampuan berkomunikasi

• Toleran

• Hormat terhadap sesama

• Kemampuan mengambil keputusan

• Kemampuan memecahkan masalah, ds


dari penjelasan tersebut sangat jelas korupsi sangat bertentangan dengan softskill, karena para koruptor tidak bisa menjaga kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan, sehingga seharusnya para koruptor malu karena melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan, karena koruptor - koruptor sebenarnya merupakan orang - orang pintar, karena jika tidak pintar mana mungkin bisa menjadi pejabat,


sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi#Kondisi_yang_mendukung_munculnya_korupsi

PROPOSISI




Jenis-jenis proposisi terbagi ke dalam empat aspek, yaitu:
- bentuk
- sifat
- kualitas
- kuantitas

1. Proposisi berdasarkan bentuk
- Proposisi bentuk tunggal
Adalah proposisi yang terdiri atas satu subyek dan satu predikat
contohnya :
saya berlari
S P

- proposisi bentuk majemuk
Adalah suatu proposisi yang terbentuk atas satu subjek dan lebih dari satu predikat.
Contohnya :
Andi mengerjakan tugas dan mendengarkan radio
S P1 P2

2. proposisi berdasarkan sifat
- proposisi kategorial
Adalah antara hubungan subjek dan predikat tidak memerlukan syarat khusus.
Contohnya :
Semua orang memiliki darah

- Proposisi kondisional
untuk proposisi kondisional dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu :
* Kondisional hipotesis
merupakan suatu proposisis yang terjadi akibat adanya hubungan sebab akibat.
Contohnya :
Jika matahari terbenam langit akan menjadi gelap
* Kondisional disjungtive
merupakan proposisis yang mengandung pilihan atau alternative untuk dipilih.
Contohnya :
Pak Sukardi dapat disebut pengusaha atau pedagang.

3. Proposisi berdasarkan kualitas
- Proposisi kualitas positif/afirmatif
Dimana pada proposisi ini terdapat persesuaian antara subjek dan predikat
Contohnya :
Semua arsitek adalah orang pandai
- Proposisi kualitas negative
proposisi dimana tidak terdapat kesesuaian antara subjek dan predikat.
Contohnya :
Tidak satupun laki-laki yang menyusui

4. Proposisi berdasarkan kuantitas
- Proposisi kuantitas universal
Merupakan proposisi yang biasanya diawali dengan kata yang menunjukkan sesuatu itu umum, misalnya semua, seluruhnya.
Contohnya :
Semua hewan karnivora memakan daging.
- Proposisi kuantitas spesifik
Merupakan proposisi yang diawali dengan kata yang menyatakan sebagian atau sedikit.
Contohnya :
Sebagian mahasiswa Gunadarma berdomisili di Bogor.

Minggu, 04 April 2010

STRUKTUR DALAM PL/SQL

Declare
Begin
Exception
End

Struktur diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Bagian Judul (Header)
Bagian ini hanya digunakan jika PL/SQL diberikan nama, misalnya untuk prosedur atau fungsi. Bagian ini berisi nama blok, daftar parameter, dan pengembalian hasil (return) jika blok adalah fungsi.

2. Bagian Deklarasi (declaration)
Bagian ini untuk membuat deklarasi mengenai semua variable dan konstanta yang direferensikan dalam pernyataan PL/SQL. Bagian deklarasi ini dimulai dengan perintah DECLARE. Jika tidak ada variable atau konstanta yang ingin dideklarasikan bagian ini boleh dihilangkan.

3. Bagian Eksekusi (Execution).
Bagian ini memuat pernyataan-pernyataan PL/SQL yang akan ditulis. Bagian eksekusi ini harus dimulai dengan perintah BEGIN.

4. Bagian Perkecualian (Exception)
Bagian ini memuat cara menangani kesalahan-kesalahan (error) pada waktu eksekusi program PL/SQL. Jika program tidak memuat cara menangani kesalahan, bagian ini boleh dihilangkan.
Setiap pernyataan PL/SQL harus diakhiri dengan tanda titik-koma(;) dan semua program PL/SQL harus diakhiri dengan perintah END. Pada bagian deklarasi ditempatkan variable dan konstanta yang dipakai oleh pernyataan PL/SQL yang dibuat. Perbedaan variabel dengan konstanta adalah :
- Konstanta – nilai ditentukan pada saat deklarasi dibuat sehingga nilainya tetap pada saat program dieksekusikan.
- Variabel – dapat menerima nilai baru atau sebaliknya diubah pada saat program dieksekusi.

Type data yang dapat dikenali dalam PL/SQL dapat berupa type data SQL dan type data seperti :

1. BOOLEAN–dipakai untuk menyatakan data logika, yaitu TRUE(benar), FALSE(salah), dan NULL(kosong).
2. BINARY_INTEGER–digunakan untuk mendeklarasikan bilangan yang tidak mempunyai angka desimal. Tipe data NATURAL dan POSITIVE merupakan subset dari BINARY_INTEGER.
3. %TYPE-tipe data ini dipakai untuk menandakan bahwa variabel yang deklarasikan sama dengan tipe data dari kolom tabel tertentu.
4. %ROWTYPE–tipe data ini menandakan bahwa sekelompok variabel adalah sama dengan tipe data darirow suatu tabel tertentu.
5. Tabel dan Record – Tipe data komposit untuk pemakaian yang lebih kompleks.

PL SQL

PL/SQL versi 1.0 diperkenalkan pertama kali pada oracle database versi 6.0. PL/SQL memungkinkan penulisan pernyataan kompleks yang tidak dapat dibuat dengan pernyataan SQL. Namun PL/SQL versi 1.0 sangat terbatas kemampuannya dan setelah mengalami sejumlah perkembangan dengan dikeluarkannya Oracle database versi 7.0 dan selanjutnya. PL/SQL adalah fasilitas yang disediakan Oracle sehingga pengguna dapat memanfaatkan konsep pemrograman.

PL/SQL adalah bahasa pemrograman yang digabungkan dengan SQL. Dalam PL/SQL dapat digunakan perintah untuk memanipulasi data yang ada dalam database Oracle. PL/SQL membentuk pemrograman terstruktur dalam memproses data.

Beberapa kelebihan PL/SQL dalam database Oracle :
- PL/SQL dapat digunakan di server sehingga client hanya dapat mengakses didalam server.
- Penggunaan PL/SQL mudah dimengerti oleh setiap pengguna.
- PL/SQL dapat didesain khusus untuk database Oracle dalam menggunakan program aplikasi.
Pada PL/QL versi 2 mulai mendukung paket yang tersimpan(stored packet), prosedur dan fungsi.


SEJARAH GAMAGUDABO

Sebelum terbentuknya GAMAGUDABO telah dikenal sebuah organisasi yang disebut HIMASABO (Himpunan Mahasiswa Bogor). HIMASABO ini merupakan perkumpulan yang berdiri pada pertengahan tahun 80-an dan merupakan gabungan dari mahasiswa Bogor yang berasal dari berbagai Universitas di Jakarta seperti (UI, STMIK & STIE Gunadarma, LIP, Universitas Nasional, dan beberapa perguruan tingi lainnya.). HIMASABO terbentuk dikarenakan inisiatif mahasiswa yang bergabung melalui sarana transportasi kereta api. kemudian pada 1987 GAMAGUDABO ( Gabungan Masiswa Gunadarma Bogor) berdiri.

GAMAGUDABO ini pada awal pembentukan untuk mempersatukan mahasiswa Gunadarma Bogor dan memunculkan kepedulian diantara sesama mereka. Sarana kereta api yang pada masa itu sering mengalami masalah dan tragedi merupakan isu utama pendirian GAMAGUDABO. Lalu pada tahun 1993 GAMAGUDABO mulai mengadakan kegiatan GAMAGUDABO JAMBAKSOS yang pertama (Jambore Bakti Sosial). Kegiatan Jambaksos ini bertujuan untuk memperkenalkan GAMAGUDABO kepada mahasiswa baru dan sebagai ajang silahturahmi antara junior, senior, dan alumni di GAMAGUDABO.

Pada masa itu pula organisasi resmi di lingkunagn kampus belum terbentuk secara utuh, sedangkan Gamagudabo telah memiliki eksistensi yang cukup kuat sebagai suatu wadah yang mandiri. Dan sampai sekarang GAMAGUDABO JAMBAKSOS terus diselenggarakan. Dan sekarang ada satu lagi kegiatan atau acara yang rutin dilakukan setiap 1 tahun sekali yaitu GAMAGUDABO CHAMPIONSHIP, acara yang menyelenggarakan pertandingan futsal antar sekolah kota bogor, yang diikuti mulai dari SMP hingga SMA, baik putra maupun putri.

MENU DASAR DALAM FLASH

Mengenal Menu Dasar dalam Flash

Toolbar
Panel yang umumnya muncul pada aplikasi-aplikasi grafis dan layout. Toolbar ini dibagi empat kelompok: Tools; berisi tombol-tombol untuk membuat dan mengedit gambar, View; untuk mengatur tampilan lembar kerja, Colors; menentukan warna yang dipakai saat mengedit, Option; alat bantu lain untuk mengedit gambar.

Layer
Berbagai layer akan diatur dan diurut di sini, di samping timeline. Tiga kolom di kanan setiap nama layer menunjukan visibilitas setiap layer > icon , apakah itu dikunci (untuk mencegah perubahan) > icon , atau untuk mengeset tampilan dalam bentuk outline atau warna > icon .

Timeline
Bagian dari jendela aplikasi dimana layer dan frame diatur dalam satu bagian. Setiap layer diurut ke bawah dalam timeline, sedangkan frame diurut secara melintang. timeline digunakan untuk mengetahui panjang/durasi animasi.

Stage
Layar kerja utama untuk melakukan pengeditan setiap frame dari movie Flash. Frame yang dipilih di timeline akan muncul di layer ini.

Properties
Berisi informasi suatu obyek dapat berupa karakter fisik gambar/garis (panjang dan lebar), warna, serta teks editor (untuk jenis, ukuran serta warna font). Suatu obyek/gambar dapat diedit melalui panel ini setelah terlebih dahulu obyek/gambar tersebut dipilih/diseleksi dengan Selection Tool [ ].

Library
Di sinilah terkumpul berbagai simbol yang dipakai dalam animasi yang kita buat. Simbol merupakan kumpulan gambar baik movie, tombol (button), dan gambar statis (graphic).

SEJARAH PERKEMBANGAN FLASH

Sebelum tahun 2005, Flash dirilis oleh Macromedia. Flash 1.0 diluncurkan pada tahun1996 setelah Macromedia membeli program animasi vektor bernama FutureSplash. Versi terakhir yang diluncurkan di pasaran dengan menggunakan nama 'Macromedia' adalah adalah Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3 Desember 2005 Adobe Systemsmengakuisisi Macromedia dan seluruh produknya, sehingga nama Macromedia Flash berubah menjadi Adobe Flash.


Riwayat produk Flash :

  • FutureSplash Animator (10 April 1996)
  • Flash 1 (Desember 1996)
  • Flash 2 (Juni 1997)
  • Flash 3 (31 Mei 1998)
  • Flash 4 (15 Juni 1999)
  • Flash 5 (24 Agustus 2000) - ActionScript 1.0
  • Flash MX (versi 6) (15 Maret 2002)
  • Flash MX 2004 (versi 7) (9 September 2003) - ActionScript 2.0
  • Flash MX Professional 2004 (versi 7) (9 September 2003)
  • Flash Basic 8 (13 September 2005)
  • Flash Professional 8 (13 September 2005)
  • Flash CS3 Professional (sebagai versi 9,16 April 2007) - ActionScript 3.0
  • Flash CS4 Professional (sebagai versi 10, 15 Oktober 2008)